Juz 27

Dimulai dari: Surah Ayat 31

Sampai: Surah Ayat 29

31

۞ قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ

Qaala famaa khatbukum ayyuhal mursaloon

Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah urusanmu yang penting wahai para utusan?”

32

قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَىٰ قَوْمٍ مُّجْرِمِينَ

Qaalooo innaaa ursilnaaa ilaa qawmim mujrimeen

Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Lut),

33

لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّن طِينٍ

Linursila 'alaihim hijaa ratam min teen

agar Kami menimpa mereka dengan batu-batu dari tanah (yang keras),

34

مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ

Musawwamatan 'inda rabbika lilmusrifeen

yang ditandai dari Tuhanmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas.”

35

فَأَخْرَجْنَا مَن كَانَ فِيهَا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Fa akhrajnaa man kaana feehaa minal mu'mineen

Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di dalamnya (negeri kaum Lut) itu.

36

فَمَا وَجَدْنَا فِيهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِّنَ الْمُسْلِمِينَ

Famaa wajadnaa feehaa ghaira baitim minal muslimeen

Maka Kami tidak mendapati di dalamnya (negeri itu), kecuali sebuah rumah dari orang-orang Muslim (Lut).

37

وَتَرَكْنَا فِيهَا آيَةً لِّلَّذِينَ يَخَافُونَ الْعَذَابَ الْأَلِيمَ

Wa taraknaa feehaaa aayatal lillazeena yakhaafoonal 'azaabal aleem

Dan Kami tinggalkan padanya (negeri itu) suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada azab yang pedih.

38

وَفِي مُوسَىٰ إِذْ أَرْسَلْنَاهُ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ

Wa fee Moosaaa iz arsalnaahu ilaa Fir'wna bisultaa nim mubeen

Dan pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir‘aun dengan membawa mukjizat yang nyata.

39

فَتَوَلَّىٰ بِرُكْنِهِ وَقَالَ سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ

Fatawalla biruknihee wa qaala saahirun aw majnoon

Tetapi dia (Fir‘aun) bersama bala tentaranya berpaling dan berkata, “Dia adalah seorang pesihir atau orang gila.”

40

فَأَخَذْنَاهُ وَجُنُودَهُ فَنَبَذْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌ

Fa akhaznaahu wa junoo dahoo fanabaznaahum fil yammi wa huwa muleem

Maka Kami siksa dia beserta bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, dalam keadaan tercela.

41

وَفِي عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيحَ الْعَقِيمَ

Wa fee 'Aadin iz arsalnaa 'alaihimur reehal'aqeem

Dan (juga) pada (kisah kaum) ‘Ad, ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,

42

مَا تَذَرُ مِن شَيْءٍ أَتَتْ عَلَيْهِ إِلَّا جَعَلَتْهُ كَالرَّمِيمِ

Maa tazaru min shai'in atat 'alaihi illaa ja'alat hu karrameem

(angin itu) tidak membiarkan suatu apa pun yang dilandanya, bahkan dijadikannya seperti serbuk.

43

وَفِي ثَمُودَ إِذْ قِيلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوا حَتَّىٰ حِينٍ

Wa fee Samooda iz qeela lahum tamatta''oo hattaa heen

Dan pada (kisah kaum) Samud, ketika dikatakan kepada mereka, “Bersenang-senanglah kamu sampai waktu yang ditentukan.”

44

فَعَتَوْا عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُ وَهُمْ يَنظُرُونَ

Fa'ataw 'an amri Rabbihim fa akhazal humus saa'iqatu wa hum yanzuroon

Lalu mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, maka mereka disambar petir sedang mereka melihatnya.

45

فَمَا اسْتَطَاعُوا مِن قِيَامٍ وَمَا كَانُوا مُنتَصِرِينَ

Famas tataa'oo min qiyaaminw wa maa kaanoo muntasireen

Maka mereka tidak mampu bangun dan juga tidak mendapat pertolongan,

46

وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ

Wa qawma Noohim min qablu innahum kaano qawman faasiqeen

dan sebelum itu (telah Kami binasakan) kaum Nuh. Sungguh, mereka adalah kaum yang fasik.

47

وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

Wassamaaa'a banainaa haa bi aydinw wa innaa lamoosi'oon

Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan (Kami), dan Kami benar-benar meluaskannya.

48

وَالْأَرْضَ فَرَشْنَاهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُونَ

Wal arda farashnaahaa fani'mal maahidoon

Dan bumi Kami hamparkan; maka (Kami) sebaik-baik yang telah menghamparkan.

49

وَمِن كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Wa min kulli shai'in khalaqnaa zawjaini la'allakum tazakkaroon

Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).

50

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ

Fafirrooo ilal laahi innee lakum minhu nazeerum mubeen

Maka segeralah kembali kepada (menaati) Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.

51

وَلَا تَجْعَلُوا مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ ۖ إِنِّي لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ

Wa laa taj'aloo ma'al laahi ilaahan aakhara innee lakum minhu nazeerum mubeen

Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain selain Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.

52

كَذَٰلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِن قَبْلِهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ

Kazaalika maaa atal lazeena min qablihim mir Rasoolin illaa qaaloo saahirun aw majnoon

Demikianlah setiap kali seorang Rasul yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, mereka (kaumnya) pasti mengatakan, “Dia itu pesihir atau orang gila.”

53

أَتَوَاصَوْا بِهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ

Atawaasaw bih; bal hum qawmun taaghoon

Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.

54

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَا أَنتَ بِمَلُومٍ

Fatawalla 'anhum famaaa anta bimaloom

Maka berpalinglah engkau dari mereka, dan engkau sama sekali tidak tercela.

55

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

Wa zakkir fa innaz zikraa tanfa'ul mu'mineen

Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin.

56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Wa maa khalaqtul jinna wal insa illaa liya'budoon

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.

57

مَا أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ

Maaa ureedu minhum mir rizqinw wa maaa ureedu anyyut'imoon

Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku.

58

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ

Innal laaha Huwar Razzaaqu Zul Quwwatil Mateen

Sungguh Allah, Dialah Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.

59

فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذَنُوبًا مِّثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَابِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُونِ

Fa inna lillazeena zalamoo zanoobam misla zanoobi ashaabihim falaa yasta'jiloon

Maka sungguh, untuk orang-orang yang zalim ada bagian (azab) seperti bagian teman-teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.

60

فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا مِن يَوْمِهِمُ الَّذِي يُوعَدُونَ

Fawailul lillazeena kafaroo miny yawmihimul lazee yoo'adoon

Maka celakalah orang-orang yang kafir pada hari yang telah dijanjikan kepada mereka (hari Kiamat).

1

وَالطُّورِ

Wat-Toor

Demi gunung (Sinai),

2

وَكِتَابٍ مَّسْطُورٍ

Wa kitaabim mastoor

dan demi Kitab yang ditulis,

3

فِي رَقٍّ مَّنشُورٍ

Fee raqqim manshoor

pada lembaran yang terbuka,

4

وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ

Wal baitil ma'moor

demi Baitulma‘mur (Ka‘bah),

5

وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ

Wassaqfil marfoo'

demi atap yang ditinggikan (langit),

6

وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ

Wal bahril masjoor

demi lautan yang penuh gelombang,

7

إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌ

Inna 'azaaba Rabbika lawaaqi'

sungguh, azab Tuhanmu pasti terjadi,

8

مَّا لَهُ مِن دَافِعٍ

Maa lahoo min daafi'

tidak sesuatu pun yang dapat menolaknya,

9

يَوْمَ تَمُورُ السَّمَاءُ مَوْرًا

Yawma tamoorus samaaa'u mawraa

pada hari (ketika) langit berguncang sekeras-kerasnya,

10

وَتَسِيرُ الْجِبَالُ سَيْرًا

Wa taseerul jibaalu sairaa

dan gunung berjalan (berpindah-pindah).

11

فَوَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Fawailuny yawma 'izil lil mukaazzibeen

Maka celakalah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

12

الَّذِينَ هُمْ فِي خَوْضٍ يَلْعَبُونَ

Allazeena hum fee khawdiny yal'aboon

Orang-orang yang bermain-main dalam kebatilan (perbuatan dosa),

13

يَوْمَ يُدَعُّونَ إِلَىٰ نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا

Yawma yuda'-'oona ilaa naari jahannama da'-'aa

pada hari (ketika) itu mereka didorong ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya.

14

هَٰذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ

Haazihin naarul latee kuntum bihaa tukazziboon

(Dikatakan kepada mereka), “Inilah neraka yang dahulu kamu mendustakannya.”

15

أَفَسِحْرٌ هَٰذَا أَمْ أَنتُمْ لَا تُبْصِرُونَ

Afasihrun haazaaaa am antum laa tubsiroon

Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat?

16

اصْلَوْهَا فَاصْبِرُوا أَوْ لَا تَصْبِرُوا سَوَاءٌ عَلَيْكُمْ ۖ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Islawhaa fasbirooo aw laa tasbiroo sawaaa'un 'alaikum innamaa tujzawna maa kuntum ta'maloon

Masuklah ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; sesungguhnya kamu hanya diberi balasan atas apa yang telah kamu kerjakan.

17

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَعِيمٍ

Innal muttaqeena fee jannaatinw wa na'eem

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan,

18

فَاكِهِينَ بِمَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ وَوَقَاهُمْ رَبُّهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

Faakiheena bimaaa aataahum rabbuhum wa waqaahum rabbuhum 'azaabal jaheem

mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan Tuhan kepada mereka; dan Tuhan memelihara mereka dari azab neraka.

19

كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Kuloo washraboo haneee 'am bimaa kuntum ta'maloon

(Dikatakan kepada mereka), “Makan dan minumlah dengan rasa nikmat sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan.”

20

مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ سُرُرٍ مَّصْفُوفَةٍ ۖ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ

Muttaki'eena 'alaa sururim masfoofatinw wa zawwaj naahum bihoorin 'een

Mereka bersandar di atas dipan-dipan yang tersusun dan Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.

21

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ

Wallazeena aamanoo wattaba'at hum zurriyyatuhum bieemaanin alhaqnaa bihim zurriyyatahum wa maaa alatnaahum min 'amalihim min shai'; kullum ri'im bimaa kasaba raheen

Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.

22

وَأَمْدَدْنَاهُم بِفَاكِهَةٍ وَلَحْمٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ

Wa amdadnaahum bifaa kihatinw wa lahmim mimmaa yashtahoon

Dan Kami berikan kepada mereka tambahan berupa buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.

23

يَتَنَازَعُونَ فِيهَا كَأْسًا لَّا لَغْوٌ فِيهَا وَلَا تَأْثِيمٌ

Yatanaaza'oona feehaa kaasal laa laghwun feehaa wa laa taaseem

(Di dalam surga itu) mereka saling mengulurkan gelas yang isinya tidak (menimbulkan) ucapan yang tidak berfaedah ataupun perbuatan dosa.

24

۞ وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَّهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَّكْنُونٌ

Wa yatoofu 'alaihim ghilmaanul lahum ka annahum lu'lu'um maknoon

Dan di sekitar mereka ada anak-anak muda yang berkeliling untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.

25

وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ

Wa aqbala ba'duhum 'alaa ba'diny yatasaaa'aloon

Dan sebagian mereka berhadap-hadapan satu sama lain saling bertegur sapa.

26

قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ

Qaalooo innaa kunnaa qablu feee ahlinaa mushfiqeen

Mereka berkata, “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab).

27

فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ

Famannnal laahu 'alainaa wa waqaanaa 'azaabas samoom

Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.

28

إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ

Innaa kunnaa min qablu nad'oohu innahoo huwal barrur raheem

Sesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu. Dialah Yang Maha Melimpahkan Kebaikan, Maha Penyayang.”

29

فَذَكِّرْ فَمَا أَنتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ

Fazakkir famaaa anta bini'mati rabbika bikaahininw wa laa majnoon

Maka peringatkanlah, karena dengan nikmat Tuhanmu engkau (Muhammad) bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula orang gila.

30

أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَّتَرَبَّصُ بِهِ رَيْبَ الْمَنُونِ

Am yaqooloona shaa'irun natarabbasu bihee raibal manoon

Bahkan mereka berkata, “Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.”

31

قُلْ تَرَبَّصُوا فَإِنِّي مَعَكُم مِّنَ الْمُتَرَبِّصِينَ

Qul tarabbasoo fa innee ma'akum minal mutarabbiseen

Katakanlah (Muhammad), “Tunggulah! Sesungguhnya aku pun termasuk orang yang sedang menunggu bersama kamu.”

32

أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلَامُهُم بِهَٰذَا ۚ أَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ

Am taamuruhum ahlaamuhum bihaazaaa am hum qawmun taaghoon

Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan (tuduhan-tuduhan) ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?

33

أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُ ۚ بَل لَّا يُؤْمِنُونَ

Am yaqooloona taqawwalah; bal laa yu'minoon

Ataukah mereka berkata, “Dia (Muhammad) mereka-rekanya.” Tidak! Merekalah yang tidak beriman.

34

فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِّثْلِهِ إِن كَانُوا صَادِقِينَ

Falyaatoo bihadeesim misliheee in kaanoo saadiqeen

Maka cobalah mereka membuat yang semisal dengannya (Al-Qur'an) jika mereka orang-orang yang benar.

35

أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ

Am khuliqoo min ghairi shai'in am humul khaaliqoon

Atau apakah mereka tercipta tanpa asal-usul ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?

36

أَمْ خَلَقُوا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۚ بَل لَّا يُوقِنُونَ

Am khalaqus samaawaati wal ard; bal laa yooqinoon

Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).

37

أَمْ عِندَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ الْمُصَيْطِرُونَ

Am'indahum khazaaa'inu rabbika am humul musaitiroon

Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu ataukah mereka yang berkuasa?

38

أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ ۖ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُم بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ

Am lahum sullamuny yastami'oona feehi falyaati mustami'uhum bisultaanim mubeen

Atau apakah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka itu datang membawa keterangan yang nyata.

39

أَمْ لَهُ الْبَنَاتُ وَلَكُمُ الْبَنُونَ

Am lahul banaatu wa lakumul banoon

Ataukah (pantas) untuk Dia anak-anak perempuan sedangkan untuk kamu anak-anak laki-laki?

40

أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُونَ

Am tas'aluhum ajran fahum mim maghramim musqaloon

Ataukah engkau (Muhamamd) meminta imbalan kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan utang?

41

أَمْ عِندَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ

Am 'indahumul ghaibu fahum yaktuboon

Ataukah di sisi mereka mempunyai (pengetahuan) tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya?

42

أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًا ۖ فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَ

Am yureedoona kaidan fallazeena kafaroo humul makeedoon

Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Tetapi orang-orang yang kafir itu, justru merekalah yang terkena tipu daya.

43

أَمْ لَهُمْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Am lahum ilaahun ghairul laa; subhaanal laahi 'ammaa yushrikoon

Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah? Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

44

وَإِن يَرَوْا كِسْفًا مِّنَ السَّمَاءِ سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَّرْكُومٌ

Wa iny yaraw kisfam minas samaaa'i saaqitany yaqooloo sahaabum markoom

Dan jika mereka melihat gumpalan-gumpalan awan berjatuhan dari langit, mereka berkata, “Itu adalah awan yang bertumpuk-tumpuk.”

45

فَذَرْهُمْ حَتَّىٰ يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي فِيهِ يُصْعَقُونَ

Fazarhum hatta yulaaqoo yawmahumul lazee feehi yus'aqoon

Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka, pada hari itu mereka dibinasakan,

46

يَوْمَ لَا يُغْنِي عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ

Yawma laa yughnee 'anhum kaidumhum shai'anw wa laa hum yunsaroon

(yaitu) pada hari (ketika) tipu daya mereka tidak berguna sedikit pun bagi mereka dan mereka tidak akan diberi pertolongan.

47

وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا عَذَابًا دُونَ ذَٰلِكَ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Wa inna lillazeena zalamoo 'azaaban doona zalika wa laakinna aksarahum laa ya'lamoon

Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim masih ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

48

وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ

Wasbir lihukmi rabbika fa innaka bi-a'yuninaa wa sabbih bihamdi rabbika heena taqoom

Dan bersabarlah (Muhammad) menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika engkau bangun,

49

وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ

Wa minal laili fasabbihhu wa idbaaran nujoom

dan pada sebagian malam bertasbihlah kepada-Nya dan (juga) pada waktu terbenamnya bintang-bintang (pada waktu fajar).

1

وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَىٰ

Wannajmi izaa hawaa

Demi bintang ketika terbenam,

2

مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَىٰ

Maa dalla saahibukum wa maa ghawaa

kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru,

3

وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ

Wa maa yyantiqu 'anilhawaaa

dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut keinginannya.

4

إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ

In huwa illaa Wahyuny yoohaa

Tidak lain (Al-Qur'an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),

5

عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَىٰ

'Allamahoo shadeedul quwaa

yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat,

6

ذُو مِرَّةٍ فَاسْتَوَىٰ

Zoo mirratin fastawaa

yang mempunyai keteguhan; maka (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli (rupa yang bagus dan perkasa)

7

وَهُوَ بِالْأُفُقِ الْأَعْلَىٰ

Wa huwa bil ufuqil a'laa

Sedang dia berada di ufuk yang tinggi.

8

ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّىٰ

Summa danaa fatadalla

Kemudian dia mendekat (pada Muhammad), lalu bertambah dekat,

9

فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَىٰ

Fakaana qaaba qawsaini aw adnaa

sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi).

10

فَأَوْحَىٰ إِلَىٰ عَبْدِهِ مَا أَوْحَىٰ

Fa awhaaa ilaa 'abdihee maaa awhaa

Lalu disampaikannya wahyu kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah diwahyukan Allah.

11

مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَىٰ

Maa kazabal fu'aadu maa ra aa

Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.

12

أَفَتُمَارُونَهُ عَلَىٰ مَا يَرَىٰ

Afatumaaroonahoo 'alaa maayaraa

Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang dilihatnya itu?

13

وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ

Wa laqad ra aahu nazlatan ukhraa

Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,

14

عِندَ سِدْرَةِ الْمُنتَهَىٰ

'Inda sidratil muntaha

(yaitu) di Sidratul Muntaha,

15

عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ

'Indahaa jannatul maawaa

di dekatnya ada surga tempat tinggal,

16

إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ

Iz yaghshas sidrata maa yaghshaa

(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya,

17

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَىٰ

Maa zaaghal basaru wa maa taghaa

penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.

18

لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَىٰ

Laqad ra aa min aayaati Rabbihil kubraaa

Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar.

19

أَفَرَأَيْتُمُ اللَّاتَ وَالْعُزَّىٰ

Afara'aytumul laata wal 'uzzaa

Maka apakah patut kamu (orang-orang musyrik) menganggap (berhala) Al-Lata dan Al-‘Uzza,

20

وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَىٰ

Wa manaatas saalisatal ukhraa

dan Manat, yang ketiga (yang) kemudian (sebagai anak perempuan Allah).

21

أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنثَىٰ

A-lakumuz zakaru wa lahul unsaa

Apakah (pantas) untuk kamu yang laki-laki dan untuk-Nya yang perempuan?

22

تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَىٰ

Tilka izan qismatun deezaa

Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.

23

إِنْ هِيَ إِلَّا أَسْمَاءٌ سَمَّيْتُمُوهَا أَنتُمْ وَآبَاؤُكُم مَّا أَنزَلَ اللَّهُ بِهَا مِن سُلْطَانٍ ۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الْأَنفُسُ ۖ وَلَقَدْ جَاءَهُم مِّن رَّبِّهِمُ الْهُدَىٰ

In hiya illaaa asmaaa'un sammaitumoohaaa antum wa aabaaa'ukum maaa anzalal laahu bihaa min sultaan; inyyattabi'oona illaz zanna wa maa tahwal anfusu wa laqad jaaa'ahum mir Rabbihimul hudaa

Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)nya. Mereka hanya mengikuti dugaan, dan apa yang diingini oleh keinginannya. Padahal sungguh, telah datang petunjuk dari Tuhan mereka.

24

أَمْ لِلْإِنسَانِ مَا تَمَنَّىٰ

Am lil insaani maa taman naa

Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?

25

فَلِلَّهِ الْآخِرَةُ وَالْأُولَىٰ

Falillaahil aakhiratu wal oolaa

(Tidak!) Maka milik Allah-lah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.

26

۞ وَكَم مِّن مَّلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِن بَعْدِ أَن يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَن يَشَاءُ وَيَرْضَىٰ

Wa kam mim malakin fissamaawaati laa tughnee shafaa'atuhum shai'an illaa mim ba'di anyyaazanal laahu limany yashaaa'u wa yardaa

Dan betapa banyak malaikat di langit, syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna kecuali apabila Allah telah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia ridai.

27

إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ لَيُسَمُّونَ الْمَلَائِكَةَ تَسْمِيَةَ الْأُنثَىٰ

innal lazeena laa yu'minoona bil aakhirati la yusammoonal malaaa'ikata tasmiyatal unsaa

Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sungguh mereka menamakan para malaikat dengan nama perempuan.

28

وَمَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ ۖ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ ۖ وَإِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا

Wa maa lahum bihee min 'ilmin iny yattabi'oona illaz zanna wa innaz zanna laa yughnee minal haqqi shai'aa

Dan mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti dugaan, dan sesungguhnya dugaan itu tidak berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran.

29

فَأَعْرِضْ عَن مَّن تَوَلَّىٰ عَن ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلَّا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا

Fa a'rid 'am man tawallaa 'an zikrinaa wa lam yurid illal hayaatad dunyaa

Maka tinggalkanlah (Muhammad) orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan dia hanya mengingini kehidupan dunia.

30

ذَٰلِكَ مَبْلَغُهُم مِّنَ الْعِلْمِ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدَىٰ

Zalika mablaghuhum minal 'ilm; inna rabbaka huwa a'lamu biman dalla 'an sabee lihee wa huwa a'lamu bimanih tadaa

Itulah kadar ilmu mereka. Sungguh, Tuhanmu, Dia lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pula yang mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

31

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى

Wa lillaahi maa fis samaawaati wa maa fil ardi liyajziyal lazeena asaaa'oo bimaa 'amiloo wa yajziyal lazeena ahsanoo bilhusnaa

Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).

32

الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ ۚ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ ۖ فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ ۖ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَىٰ

Allazeena yajtaniboona kabaaa'iral ismi walfawaa hisha illal lamam; inna rabbaka waasi'ul maghfirah; huwa a'lamu bikum iz ansha akum minal ardi wa iz antum ajinnatun fee butooni umma haatikum falaa tuzakkooo anfusakum huwa a'lamu bimanit taqaa

Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa.

33

أَفَرَأَيْتَ الَّذِي تَوَلَّىٰ

Afara'ayatal lazee tawallaa

Maka tidakkah engkau melihat orang yang berpaling (dari Al-Qur'an)?

34

وَأَعْطَىٰ قَلِيلًا وَأَكْدَىٰ

Wa a'taa qaleelanw wa akdaa

dan dia memberikan sedikit (dari apa yang dijanjikan) lalu menahan sisanya.

35

أَعِندَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَىٰ

A'indahoo 'ilmul ghaibi fahuwa yaraa

Apakah dia mempunyai ilmu tentang yang gaib sehingga dia dapat melihat(nya)?

36

أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَىٰ

Am lam yunabbaa bimaa fee suhuhfi Moosa

Ataukah belum diberitakan (kepadanya) apa yang ada dalam lembaran-lembaran (Kitab Suci yang diturunkan kepada) Musa?

37

وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّىٰ

Wa Ibraaheemal lazee waffaaa

Dan (lembaran-lembaran) Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?

38

أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ

Allaa taziru waaziratunw wizra ukhraa

(yaitu) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

39

وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

Wa al laisa lil insaani illaa maa sa'aa

dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya,

40

وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ

Wa anna sa'yahoo sawfa yuraa

dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya),

41

ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ

Summa yujzaahul jazaaa 'al awfaa

kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,

42

وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنتَهَىٰ

Wa anna ilaa rabbikal muntahaa

dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala sesuatu),

43

وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ

Wa annahoo huwa adhaka wa abkaa

dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,

44

وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا

Wa annahoo huwa amaata wa ahyaa

dan sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,

45

وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَىٰ

Wa annahoo khalaqaz zawjainiz zakara wal unsaa

dan sesungguhnya Dialah yang men-ciptakan pasangan laki-laki dan perempuan,

46

مِن نُّطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ

Min nutfatin izaa tumnaa

dari mani, apabila dipancarkan,

47

وَأَنَّ عَلَيْهِ النَّشْأَةَ الْأُخْرَىٰ

Wa anna 'alaihin nash atal ukhraa

dan sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati),

48

وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ

Wa annahoo huwa aghnaa wa aqnaa

dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.

49

وَأَنَّهُ هُوَ رَبُّ الشِّعْرَىٰ

Wa annahoo huwa rabbush shi'raa

dan sesungguhnya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi‘ra,

50

وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الْأُولَىٰ

Wa annahooo ahlak a 'Aadanil oolaa

dan sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan kaum ‘Ad dahulu kala,

51

وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَىٰ

Wa samooda famaaa abqaa

dan kaum Samud, tidak seorang pun yang ditinggalkan-Nya (hidup),

52

وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَىٰ

Wa qawma Noohim min qablu innahum kaanoo hum azlama wa atghaa

dan (juga) kaum Nuh sebelum itu. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka.

53

وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ

Wal mu'tafikata ahwaa

Dan prahara angin telah meruntuhkan (negeri kaum Lut),

54

فَغَشَّاهَا مَا غَشَّىٰ

Faghashshaahaa maa ghashshaa

lalu menimbuni negeri itu (sebagai azab) dengan (puing-puing) yang menimpanya.

55

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكَ تَتَمَارَىٰ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbika tatamaaraa

Maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan?

56

هَٰذَا نَذِيرٌ مِّنَ النُّذُرِ الْأُولَىٰ

Haazaa nazeerum minan nuzuril oolaa

Ini (Muhammad) salah seorang pemberi peringatan di antara para pemberi peringatan yang telah terdahulu.

57

أَزِفَتِ الْآزِفَةُ

Azifatil laazifah

Yang dekat (hari Kiamat) telah makin mendekat.

58

لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّهِ كَاشِفَةٌ

Laisa lahaa min doonil laahi kaashifah

Tidak ada yang akan dapat mengungkapkan (terjadinya hari itu) selain Allah.

59

أَفَمِنْ هَٰذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ

Afamin hazal hadeesi ta'jaboon

Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?

60

وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ

Wa tadhakoona wa laa tabkoon

dan kamu tertawakan dan tidak menangis,

61

وَأَنتُمْ سَامِدُونَ

Wa antum saamidoon

sedang kamu lengah (darinya).

62

فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا ۩

Fasjudoo lillaahi wa'budoo

Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).

1

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ

Iqtarabatis Saa'atu wsan shaqqal qamar

Saat (hari Kiamat) semakin dekat, bulan pun terbelah.

2

وَإِن يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ

Wa iny yaraw aayatany yu'ridoo wa yaqooloo sihrum mustamirr

Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, “(Ini adalah) sihir yang terus menerus.”

3

وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ ۚ وَكُلُّ أَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ

Wa kazzaboo wattaba'ooo ahwaaa'ahum; wa kullu amrim mustaqirr

Dan mereka mendustakan (Muhammad) dan mengikuti keinginannya, padahal setiap urusan telah ada ketetapannya.

4

وَلَقَدْ جَاءَهُم مِّنَ الْأَنبَاءِ مَا فِيهِ مُزْدَجَرٌ

Wa laqad jaaa'ahum minal ambaaa'i maa feehi muzdajar

Dan sungguh, telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat ancaman (terhadap kekafiran),

5

حِكْمَةٌ بَالِغَةٌ ۖ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُ

Hikmatum baalighatun famaa tughnin nuzur

(itulah) suatu hikmah yang sempurna, tetapi peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka),

6

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ ۘ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ إِلَىٰ شَيْءٍ نُّكُرٍ

Fatawalla 'anhum; yawma yad'ud daa'i ilaa shai 'in nukur

maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka pada hari (ketika) penyeru (malaikat) mengajak (mereka) kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),

7

خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنتَشِرٌ

khushsha'an absaaruhum yakrujoona minal ajdaasi ka annahum jaraadum muntashir

pandangan mereka tertunduk, ketika mereka keluar dari kuburan, seakan-akan mereka belalang yang beterbangan,

8

مُّهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ ۖ يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَٰذَا يَوْمٌ عَسِرٌ

Muhti'eena ilad daa'i yaqoolul kafiroona haazaa yawmun 'asir

dengan patuh mereka segera datang kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, “Ini adalah hari yang sulit.”

9

۞ كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ فَكَذَّبُوا عَبْدَنَا وَقَالُوا مَجْنُونٌ وَازْدُجِرَ

Kazzabat qablahum qawmu Noohin fakazzaboo 'abdanaa wa qaaloo majnoo nunw wazdujir

Sebelum mereka, kaum Nuh juga telah mendustakan (rasul), maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan, “Dia orang gila!” Lalu diusirnya dengan ancaman.

10

فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانتَصِرْ

Fada'aa Rabbahooo annee maghloobun fantasir

Maka dia (Nuh) mengadu kepada Tuhannya, “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah (aku).”

11

فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ بِمَاءٍ مُّنْهَمِرٍ

Fafatahnaaa abwaabas sa maaa'i bimaa'im munhamir

Lalu Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah,

12

وَفَجَّرْنَا الْأَرْضَ عُيُونًا فَالْتَقَى الْمَاءُ عَلَىٰ أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ

Wa fajjamal arda 'uyoonan faltaqal maaa'u 'alaaa amrin qad qudir

dan Kami jadikan bumi menyemburkan mata-mata air maka bertemulah (air-air) itu sehingga (meluap menimbulkan) keadaan (bencana) yang telah ditetapkan.

13

وَحَمَلْنَاهُ عَلَىٰ ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍ

Wa hamalnaahu 'alaa zaati alwaahinw wa dusur

Dan Kami angkut dia (Nuh) ke atas (kapal) yang terbuat dari papan dan pasak,

14

تَجْرِي بِأَعْيُنِنَا جَزَاءً لِّمَن كَانَ كُفِرَ

Tajree bi a'yuninaa jazaaa 'al liman kaana kufir

yang berlayar dengan pemeliharaan (pengawasan) Kami sebagai balasan bagi orang yang telah diingkari (kaumnya).

15

وَلَقَد تَّرَكْنَاهَا آيَةً فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Wa laqat taraknaahaad aayatan fahal mim muddakir

Dan sungguh, kapal itu telah Kami jadikan sebagai tanda (pelajaran). Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

16

فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

Fakaifa kaana 'azaabee wa nuzur

Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!

17

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Wa laqad yassamal Quraana liz zikri fahal mimmuddakir

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

18

كَذَّبَتْ عَادٌ فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

Kazzabat 'Aadun fakaifa kaana 'azaabee wa nuzur

Kaum ‘Ad pun telah mendustakan. Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!

19

إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي يَوْمِ نَحْسٍ مُّسْتَمِرٍّ

Innaa arsalnaa 'alaihim reehan sarsaran fee Yawmi nahsim mustamirr

Sesungguhnya Kami telah menghembuskan angin yang sangat kencang kepada mereka pada hari nahas yang terus menerus,

20

تَنزِعُ النَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُّنقَعِرٍ

Tanzi;un naasa ka anna huma'jaazu nakhlim munqa'ir

yang membuat manusia bergelimpangan, mereka bagaikan pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya.

21

فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

'Fakaifa kaana 'azaabee wa nuzur

Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!

22

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Wa laqad yassamal Quraana liz zikri fahal mim muddakir

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

23

كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِالنُّذُرِ

Kazzabat Samoodu binnuzur

Kaum Samud pun telah mendustakan peringatan itu.

24

فَقَالُوا أَبَشَرًا مِّنَّا وَاحِدًا نَّتَّبِعُهُ إِنَّا إِذًا لَّفِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ

Faqaalooo a-basharam minnaa waahidan nattabi'uhooo innaa izal lafee dalaalinw wa su'ur

Maka mereka berkata, “Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita? Sungguh, kalau begitu kita benar-benar telah sesat dan gila.

25

أَأُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِن بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ أَشِرٌ

'A-ulqiyaz zikru 'alaihi mim baininaa bal huwa kazzaabun ashir

Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Pastilah dia (Saleh) seorang yang sangat pendusta (dan) sombong.”

26

سَيَعْلَمُونَ غَدًا مَّنِ الْكَذَّابُ الْأَشِرُ

Sa-ya'lamoona ghadam manil kazzaabul ashir

Kelak mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya sangat pendusta (dan) sombong itu.

27

إِنَّا مُرْسِلُو النَّاقَةِ فِتْنَةً لَّهُمْ فَارْتَقِبْهُمْ وَاصْطَبِرْ

Innaa mursilun naaqati fitnatal lahum fartaqibhum wastabir

Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah mereka dan bersabarlah (Saleh).

28

وَنَبِّئْهُمْ أَنَّ الْمَاءَ قِسْمَةٌ بَيْنَهُمْ ۖ كُلُّ شِرْبٍ مُّحْتَضَرٌ

Wa nabbi'hum annal maaa'a qismatum bainahum kullu shirbim muhtadar

Dan beritahukanlah kepada mereka bahwa air itu dibagi di antara mereka (dengan unta betina itu); setiap orang berhak mendapat giliran minum.

29

فَنَادَوْا صَاحِبَهُمْ فَتَعَاطَىٰ فَعَقَرَ

Fanaadaw saahibahum fata'aataa fa'aqar

Maka mereka memanggil kawannya, lalu dia menangkap (unta itu) dan memotongnya.

30

فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

Fakaifa kaana 'azaabee wa nuzur

Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!

31

إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَكَانُوا كَهَشِيمِ الْمُحْتَظِرِ

Innaaa arsalnaa 'alaihim saihatanw waahidatan fakaano kahasheemil muhtazir

Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk.

32

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Wa laqad yassarnal quraana liz zikri fahal mim muddakir

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

33

كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ بِالنُّذُرِ

Kazzabat qawmu lootim binnuzur

Kaum Lut pun telah mendustakan peringatan itu.

34

إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ ۖ نَّجَّيْنَاهُم بِسَحَرٍ

Innaa arsalnaa 'alaihim haasiban illaaa aala Loot najjainaahum bisahar

Sesungguhnya Kami kirimkan kepada mereka badai yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lut. Kami selamatkan mereka sebelum fajar menyingsing,

35

نِّعْمَةً مِّنْ عِندِنَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي مَن شَكَرَ

Ni'matam min 'indinaa; kazaalika najzee man shakar

sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

36

وَلَقَدْ أَنذَرَهُم بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ

Wa laqad anzarahum batshatanaa fatamaaraw binnuzur

Dan sungguh, dia (Lut) telah memperingatkan mereka akan hukuman Kami, tetapi mereka mendustakan peringatan-Ku.

37

وَلَقَدْ رَاوَدُوهُ عَن ضَيْفِهِ فَطَمَسْنَا أَعْيُنَهُمْ فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ

Wa laqad raawadoohu 'andaifee fatamasnaaa a'yunahum fazooqoo 'azaabee wa nuzur

Dan sungguh, mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan peringatan-Ku!

38

وَلَقَدْ صَبَّحَهُم بُكْرَةً عَذَابٌ مُّسْتَقِرٌّ

Wa laqad sabbahahum bukratan 'azaabum mustaqirr

Dan sungguh, pada esok harinya mereka benar-benar ditimpa azab yang tetap.

39

فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ

Fazooqoo 'azaabee wa nuzur

Maka rasakanlah azab-Ku dan peringatan-Ku!

40

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Wa laqad yassarnal Quraana liz zikri fahal mim muddakir

Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

41

وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ

Wa laqad jaaa'a Aala Fir'awnan nuzur

Dan sungguh, peringatan telah datang kepada keluarga Fir‘aun.

42

كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُّقْتَدِرٍ

Kazzaboo bi Aayaatinaa kullihaa fa akhaznaahum akhza 'azeezim muqtadir

Mereka mendustakan mukjizat-mukjizat Kami semuanya, maka Kami azab mereka dengan azab dari Yang Mahaperkasa, Mahakuasa.

43

أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِّنْ أُولَٰئِكُمْ أَمْ لَكُم بَرَاءَةٌ فِي الزُّبُرِ

Akuffaarukum khairum min ulaaa'ikum am lakum baraaa'atun fiz Zubur

Apakah orang-orang kafir di lingkunganmu (kaum musyrikin) lebih baik dari mereka, ataukah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam kitab-kitab terdahulu?

44

أَمْ يَقُولُونَ نَحْنُ جَمِيعٌ مُّنتَصِرٌ

Am yaqooloona nahnu jamee'um muntasir

Atau mereka mengatakan, “Kami ini golongan yang bersatu yang pasti menang.”

45

سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ الدُّبُرَ

Sa yuhzamul jam'u wa yuwalloonad dubur

Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.

46

بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ أَدْهَىٰ وَأَمَرُّ

Balis Saa'atu maw'iduhum was Saa'atu adhaa wa amarr

Bahkan hari Kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan hari Kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.

47

إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ

Innal mujrimeena fee dalaalinw wa su'ur

Sungguh, orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan akan berada dalam neraka (di akhirat).

48

يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ

Yawma yushaboona fin Naari'alaa wujoohimim zooqoo massa saqar

Pada hari mereka diseret ke neraka pada wajahnya. (Dikatakan kepada mereka), “Rasakanlah sentuhan api neraka.”

49

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

Innaa kulla shai'in khalaqnaahu biqadar

Sungguh, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.

50

وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ

Wa maaa amrunaaa illaa waahidatun kalamhim bilbasar

Dan perintah Kami hanyalah (dengan) satu perkataan seperti kejapan mata.

51

وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا أَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

Wa laqad ahlaknaaa ashyaa'akum fahal mim muddakir

Dan sungguh, telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu (kekafirannya). Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

52

وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ

Wa kullu shai'in fa'aloohu fiz Zubur

Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan.

53

وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُّسْتَطَرٌ

Wa kullu sagheerinw wa kabeerim mustatar

Dan segala (sesuatu) yang kecil maupun yang besar (semuanya) tertulis.

54

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ

Innal muttaqeena fee jannaatinw wa nahar

Sungguh, orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman dan sungai-sungai,

55

فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِندَ مَلِيكٍ مُّقْتَدِرٍ

Fee maq'adi sidqin 'inda Maleekim Muqtadir

di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.

1

الرَّحْمَٰنُ

Ar Rahmaan

(Allah) Yang Maha Pengasih,

2

عَلَّمَ الْقُرْآنَ

'Allamal Quran

Yang telah mengajarkan Al-Qur'an.

3

خَلَقَ الْإِنسَانَ

Khalaqal insaan

Dia menciptakan manusia,

4

عَلَّمَهُ الْبَيَانَ

'Allamalhul bayaan

mengajarnya pandai berbicara.

5

الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ

Ashshamsu walqamaru bihusbaan

Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan,

6

وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ

Wannajmu washshajaru yasjudan

dan tetumbuhan dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya).

7

وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ

Wassamaaa'a rafa'ahaa wa wada'al Meezan

Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan,

8

أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ

Allaa tatghaw fil meezaan

agar kamu jangan merusak keseimbangan itu,

9

وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ

Wa aqeemul wazna bilqisti wa laa tukhsirul meezaan

dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.

10

وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ

Wal arda wada'ahaa lilanaame

Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya),

11

فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ

Feehaa faakihatunw wan nakhlu zaatul akmaam

di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,

12

وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ

Walhabbu zul 'asfi war Raihaanu

dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

13

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

14

خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ

Khalaqal insaana min salsaalin kalfakhkhaari

Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

15

وَخَلَقَ الْجَانَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ

Wa khalaqal jaaan mim maarijim min naar

dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.

16

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

17

رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِ

Rabbul mashriqayni wa Rabbul maghribayni

Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara) dua barat.

18

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

19

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ

Marajal bahrayni yalta qiyaani

Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu,

20

بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ

Bainahumaa barzakhul laa yabghiyaan

di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.

21

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

22

يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ

Yakhruju minhumal lu 'lu u wal marjaanu

Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.

23

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

24

وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِ

Wa lahul jawaaril mun sha'aatu fil bahri kal a'laam

Milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan bagaikan gunung-gunung.

25

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

26

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

Kullu man 'alaihaa faan

Semua yang ada di bumi itu akan binasa,

27

وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Wa yabqaa wajhu rabbika zul jalaali wal ikraam

tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal.

28

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

29

يَسْأَلُهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ

Yas'aluhoo man fissamaawaati walard; kulla ywmin huwa fee shaan

Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.

30

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

31

سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَ الثَّقَلَانِ

Sanafrughu lakum ayyuhas saqalaan

Kami akan memberi perhatian sepenuhnya kepadamu wahai (golongan) manusia dan jin!

32

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

33

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا ۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ

Yaa ma'sharal jinni wal insi inis tata'tum an tanfuzoo min aqtaaris samaawaati wal ardi fanfuzoo; laa tanfuzoona illaa bisultaan

Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan (dari Allah).

34

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

35

يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّن نَّارٍ وَنُحَاسٌ فَلَا تَنتَصِرَانِ

Yursalu 'alaikumaa shuwaazum min naarifiw-wa nuhaasun falaa tantasiraan

Kepada kamu (jin dan manusia), akan dikirim nyala api dan cairan tembaga (panas) sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri (darinya).

36

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

37

فَإِذَا انشَقَّتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ

Fa-izan shaqqatis samaaa'u fakaanat wardatan kaddihaan

Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilauan) minyak.

38

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

39

فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُسْأَلُ عَن ذَنبِهِ إِنسٌ وَلَا جَانٌّ

Fa-yawma'izil laa yus'alu 'an zambiheee insunw wa laa jaann

Maka pada hari itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.

40

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

41

يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِي وَالْأَقْدَامِ

Yu'raful mujrimoona biseemaahum fa'yu'khazu binna waasi wal aqdaam

Orang-orang yang berdosa itu diketahui dengan tanda-tandanya, lalu direnggut ubun-ubun dan kakinya.

42

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

43

هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُونَ

Haazihee jahannamul latee yukazzibu bihal mujrimoon

Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa.

44

يَطُوفُونَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ حَمِيمٍ آنٍ

Yatoofoona bainahaa wa baina hameemim aan

Mereka berkeliling di sana dan di antara air yang mendidih.

45

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

46

وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ

Wa liman khaafa maqaama rabbihee jannataan

Dan bagi siapa yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga.

47

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

48

ذَوَاتَا أَفْنَانٍ

Zawaataaa afnaan

kedua surga itu mempunyai aneka pepohonan dan buah-buahan.

49

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

50

فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ

Feehimaa 'aynaani tajriyaan

Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang memancar.

51

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

52

فِيهِمَا مِن كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجَانِ

Feehimaa min kulli faakihatin zawjaan

Di dalam kedua surga itu terdapat aneka buah-buahan yang berpasang-pasangan.

53

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

54

مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ ۚ وَجَنَى الْجَنَّتَيْنِ دَانٍ

Muttaki'eena 'alaa furushim bataaa'inuhaa min istabraq; wajanal jannataini daan

Mereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutera tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.

55

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

56

فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ

Feehinna qaasiratut tarfi lam yatmishunna insun qablahum wa laa jaaann

Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang membatasi pandangan, yang tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin sebelumnya.

57

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

58

كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ

ka annahunnal yaaqootu wal marjaan

Seakan-akan mereka itu permata yakut dan marjan.

59

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

60

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ

Hal jazaaa'ul ihsaani illal ihsaan

Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula).

61

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

62

وَمِن دُونِهِمَا جَنَّتَانِ

Wa min doonihimaa jannataan

Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi.

63

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan,

64

مُدْهَامَّتَانِ

Mudhaaammataan

kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.

65

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

66

فِيهِمَا عَيْنَانِ نَضَّاخَتَانِ

Feehimaa 'aynaani nad daakhataan

Di dalam keduanya (surga itu) ada dua buah mata air yang memancar.

67

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

68

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ

Feehimaa faakihatunw wa nakhlunw wa rummaan

Di dalam kedua surga itu ada buah-buahan, kurma dan delima.

69

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

70

فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ

Feehinna khairaatun hisaan

Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan jelita.

71

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

72

حُورٌ مَّقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ

Hoorum maqsooraatun fil khiyaam

Bidadari-bidadari yang dipelihara di dalam kemah-kemah.

73

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

74

لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ

Lam yatmis hunna insun qablahum wa laa jaaann

Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia maupun oleh jin sebelumnya.

75

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

76

مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍ

Muttaki'eena 'alaa rafratin khudrinw wa 'abqariyyin hisaan

Mereka bersandar pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.

77

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Fabi ayyi aalaaa'i Rabbikumaa tukazzibaan.

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

78

تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Tabaarakasmu Rabbika Zil-Jalaali wal-Ikraam

Mahasuci nama Tuhanmu Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

1

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ

Izaa waqa'atil waaqi'ah

Apabila terjadi hari Kiamat,

2

لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ

Laisa liwaq'atihaa kaazibah

terjadinya tidak dapat didustakan (disangkal).

3

خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ

Khafidatur raafi'ah

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain).

4

إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا

Izaa rujjatil ardu rajjaa

Apabila bumi diguncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

5

وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا

Wa bussatil jibaalu bassaa

dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya,

6

فَكَانَتْ هَبَاءً مُّنبَثًّا

Fakaanat habaaa'am mumbassaa

maka jadilah ia debu yang beterbangan,

7

وَكُنتُمْ أَزْوَاجًا ثَلَاثَةً

Wa kuntum azwaajan salaasah

dan kamu menjadi tiga golongan,

8

فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ

Fa as haabul maimanati maaa as haabul maimanah

yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu,

9

وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ

Wa as haabul mash'amati maaa as haabul mash'amah

dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu,

10

وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ

Wassaabiqoonas saabiqoon

dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk surga).

11

أُولَٰئِكَ الْمُقَرَّبُونَ

Ulaaa'ikal muqarraboon

Mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah),

12

فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ

Fee Jannaatin Na'eem

Berada dalam surga kenikmatan,

13

ثُلَّةٌ مِّنَ الْأَوَّلِينَ

Sullatum minal awwaleen

segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

14

وَقَلِيلٌ مِّنَ الْآخِرِينَ

Wa qaleelum minal aa khireen

dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.

15

عَلَىٰ سُرُرٍ مَّوْضُونَةٍ

'Alaa sururim mawdoonah

Mereka berada di atas dipan-dipan yang bertahtakan emas dan permata,

16

مُّتَّكِئِينَ عَلَيْهَا مُتَقَابِلِينَ

Muttaki'eena 'alaihaa mutaqabileen

mereka bersandar di atasnya berhadap-hadapan.

17

يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُونَ

Yatoofu 'alaihim wildaa num mukkhalladoon

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

18

بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍ

Bi akwaabinw wa abaareeq, wa kaasim mim ma'een

dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,

19

لَّا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلَا يُنزِفُونَ

Laa yusadda'oona 'anhaa wa laa yunzifoon

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

20

وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ

Wa faakihatim mimmaa yatakhaiyaroon

dan buah-buahan apa pun yang mereka pilih,

21

وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ

Wa lahmi tairim mimmaa yashtahoon

dan daging burung apa pun yang mereka inginkan.

22

وَحُورٌ عِينٌ

Wa hoorun'een

Dan ada bidadari-bidadari yang bermata indah,

23

كَأَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُونِ

Ka amsaalil lu'lu'il maknoon

laksana mutiara yang tersimpan baik.

24

جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Jazaaa'am bimaa kaanoo ya'maloon

Sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan.

25

لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا تَأْثِيمًا

Laa yasma'oona feehaa laghwanw wa laa taaseemaa

Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun yang menimbulkan dosa,

26

إِلَّا قِيلًا سَلَامًا سَلَامًا

Illaa qeelan salaaman salaamaa

tetapi mereka mendengar ucapan salam.

27

وَأَصْحَابُ الْيَمِينِ مَا أَصْحَابُ الْيَمِينِ

Wa as haabul yameeni maaa as haabul Yameen

Dan golongan kanan, siapakah golongan kanan itu.

28

فِي سِدْرٍ مَّخْضُودٍ

Fee sidrim makhdood

(Mereka) berada di antara pohon bidara yang tidak berduri,

29

وَطَلْحٍ مَّنضُودٍ

Wa talhim mandood

dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

30

وَظِلٍّ مَّمْدُودٍ

Wa zillim mamdood

dan naungan yang terbentang luas,

31

وَمَاءٍ مَّسْكُوبٍ

Wa maaa'im maskoob

dan air yang mengalir terus-menerus,

32

وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ

Wa faakihatin kaseerah

dan buah-buahan yang banyak,

33

لَّا مَقْطُوعَةٍ وَلَا مَمْنُوعَةٍ

Laa maqtoo'atinw wa laa mamnoo'ah

yang tidak berhenti berbuah dan tidak terlarang mengambilnya,

34

وَفُرُشٍ مَّرْفُوعَةٍ

Wa furushim marfoo'ah

dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

35

إِنَّا أَنشَأْنَاهُنَّ إِنشَاءً

Innaaa anshaanaahunna inshaaa'aa

Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) secara langsung,

36

فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا

Faja'alnaahunna abkaaraa

lalu Kami jadikan mereka perawan-perawan,

37

عُرُبًا أَتْرَابًا

'Uruban atraabaa

yang penuh cinta (dan) sebaya umurnya,

38

لِّأَصْحَابِ الْيَمِينِ

Li as haabil yameen

untuk golongan kanan,

39

ثُلَّةٌ مِّنَ الْأَوَّلِينَ

Sullatum minal awwa leen

segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

40

وَثُلَّةٌ مِّنَ الْآخِرِينَ

Wa sullatum minal aakhireen

dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian.

41

وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ مَا أَصْحَابُ الشِّمَالِ

Wa as haabush shimaali maaa as haabush shimaal

Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

42

فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ

Fee samoominw wa hameem

(Mereka) dalam siksaan angin yang sangat panas dan air yang mendidih,

43

وَظِلٍّ مِّن يَحْمُومٍ

Wa zillim miny yahmoom

dan naungan asap yang hitam,

44

لَّا بَارِدٍ وَلَا كَرِيمٍ

Laa baaridinw wa laa kareem

tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

45

إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ

Innaahum kaanoo qabla zaalika mutrafeen

Sesungguhnya mereka sebelum itu (dahulu) hidup bermewah-mewah,

46

وَكَانُوا يُصِرُّونَ عَلَى الْحِنثِ الْعَظِيمِ

Wa kaanoo yusirroona 'alal hinsil 'azeem

dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar,

47

وَكَانُوا يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَإِنَّا لَمَبْعُوثُونَ

Wa kaanoo yaqooloona a'izaa mitnaa wa kunnaa turaabanw wa izaaman'ainnaa lamab'oosoon

dan mereka berkata, “Apabila kami sudah mati, menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?

48

أَوَآبَاؤُنَا الْأَوَّلُونَ

Awa aabaaa'unal awwaloon

Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?”

49

قُلْ إِنَّ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ

Qul innal awwaleena wal aakhireen

Katakanlah, “(Ya), sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian,

50

لَمَجْمُوعُونَ إِلَىٰ مِيقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ

Lamajmoo'oona ilaa meeqaati yawmim ma'loon

pasti semua akan dikumpulkan pada waktu tertentu, pada hari yang sudah dimaklumi.

51

ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ

summa innakum ayyuhad daaalloonal mukazziboon

Kemudian sesungguhnya kamu, wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan!

52

لَآكِلُونَ مِن شَجَرٍ مِّن زَقُّومٍ

La aakiloona min shaja rim min zaqqoom

pasti akan memakan pohon zaqqum,

53

فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ

Famaali'oona minhal butoon

maka akan penuh perutmu dengannya.

54

فَشَارِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيمِ

Fashaariboona 'alaihi minal hameem

Setelah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

55

فَشَارِبُونَ شُرْبَ الْهِيمِ

Fashaariboona shurbal heem

Maka kamu minum seperti unta (yang sangat haus) minum.

56

هَٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّينِ

Haazaa nuzuluhum yawmad deen

Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan.”

57

نَحْنُ خَلَقْنَاكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ

Nahnu khalaqnaakum falaw laa tusaddiqoon

Kami telah menciptakan kamu, mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?

58

أَفَرَأَيْتُم مَّا تُمْنُونَ

Afara'aytum maa tumnoon

Maka adakah kamu perhatikan, tentang (benih manusia) yang kamu pancarkan.

59

أَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُ أَمْ نَحْنُ الْخَالِقُونَ

'A-antum takhluqoo nahooo am nahnul khaaliqoon

Kamukah yang menciptakannya, ataukah Kami penciptanya?

60

نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ

Nahnu qaddarnaa baina kumul mawta wa maa nahnu bimasbooqeen

Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah,

61

عَلَىٰ أَن نُّبَدِّلَ أَمْثَالَكُمْ وَنُنشِئَكُمْ فِي مَا لَا تَعْلَمُونَ

'Alaaa an nubaddila amsaalakum wa nunshi'akum fee maa laa ta'lamoon

untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (di dunia) dan membangkitkan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

62

وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْأَةَ الْأُولَىٰ فَلَوْلَا تَذَكَّرُونَ

Wa laqad 'alimtumun nash atal oolaa falaw laa tazakkaroon

Dan sungguh, kamu telah tahu penciptaan yang pertama, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?

63

أَفَرَأَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ

Afara'aytum maa tahrusoon

Pernahkah kamu perhatikan benih yang kamu tanam?

64

أَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ

'A-antum tazra'oonahooo am nahnuz zaari'ooon

Kamukah yang menumbuhkannya ataukah Kami yang menumbuhkan?

65

لَوْ نَشَاءُ لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ

Law nashaaa'u laja'al naahu hutaaman fazaltum tafakkahoon

Sekiranya Kami kehendaki, niscaya Kami hancurkan sampai lumat; maka kamu akan heran tercengang,

66

إِنَّا لَمُغْرَمُونَ

Innaa lamughramoon

(sambil berkata), “Sungguh, kami benar-benar menderita kerugian,

67

بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ

Bal nahnu mahroomoon

bahkan kami tidak mendapat hasil apa pun.”

68

أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَ

Afara'aytumul maaa'allazee tashraboon

Pernahkah kamu memperhatikan air yang kamu minum?

69

أَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنزِلُونَ

'A-antum anzaltumoohu minal muzni am nahnul munziloon

Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?

70

لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ

Law nashaaa'u ja'alnaahu ujaajan falaw laa tashkuroon

Sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami menjadikannya asin, mengapa kamu tidak bersyukur?

71

أَفَرَأَيْتُمُ النَّارَ الَّتِي تُورُونَ

Afara'aytumun naaral latee tooroon

Maka pernahkah kamu memperhatikan tentang api yang kamu nyalakan (dengan kayu)?

72

أَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَا أَمْ نَحْنُ الْمُنشِئُونَ

'A-antum anshaatum shajaratahaaa am nahnul munshi'oon

Kamukah yang menumbuhkan kayu itu ataukah Kami yang menumbuhkan?

73

نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكِرَةً وَمَتَاعًا لِّلْمُقْوِينَ

Nahnu ja'alnaahaa tazkira tanw wa mataa'al lilmuqween

Kami menjadikannya (api itu) untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir.

74

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ

Fasabbih bismi Rabbikal 'azeem

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

75

۞ فَلَا أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِ

Falaa uqsimu bimaawaa qi'innujoom

Lalu Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.

76

وَإِنَّهُ لَقَسَمٌ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ

Wa innahoo laqasamul lawta'lamoona'azeem

Dan sesungguhnya itu benar-benar sumpah yang besar sekiranya kamu mengetahui,

77

إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ

Innahoo la quraanun kareem

dan (ini) sesungguhnya Al-Qur'an yang sangat mulia,

78

فِي كِتَابٍ مَّكْنُونٍ

Fee kitaabim maknoon

dalam Kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh),

79

لَّا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ

Laa yamassuhooo illal mutahharoon

tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.

80

تَنزِيلٌ مِّن رَّبِّ الْعَالَمِينَ

Tanzeelum mir Rabbil'aalameen

Diturunkan dari Tuhan seluruh alam.

81

أَفَبِهَٰذَا الْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ

Afabihaazal hadeesi antum mudhinoon

Apakah kamu menganggap remeh berita ini (Al-Qur'an),

82

وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ

Wa taj'aloona rizqakum annakum tukazziboon

dan kamu menjadikan rezeki yang kamu terima (dari Allah) justru untuk mendustakan(-Nya).

83

فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ

Falaw laaa izaa balaghatil hulqoom

Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan,

84

وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ

Wa antum heena'izin tanzuroon

dan kamu ketika itu melihat,

85

وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ

Wa nahnu aqrabu ilaihi minkum wa laakil laa tubsiroon

dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat,

86

فَلَوْلَا إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ

Falaw laaa in kuntum ghira madeeneen

maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah),

87

تَرْجِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

Tarji'oonahaaa in kuntum saadiqeen

kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar?

88

فَأَمَّا إِن كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ

Fa ammaaa in kaana minal muqarrabeen

Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah),

89

فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّتُ نَعِيمٍ

Farawhunw wa raihaa nunw wa jannatu na'eem

maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga (yang penuh) kenikmatan.

90

وَأَمَّا إِن كَانَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ

Wa ammaaa in kaana min as haabil yameen

Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,

91

فَسَلَامٌ لَّكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ

Fasalaamul laka min as haabil yameen

maka, “Salam bagimu (wahai) dari golongan kanan!” (sambut malaikat).

92

وَأَمَّا إِن كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِينَ الضَّالِّينَ

Wa ammaaa in kaana minal mukazzibeenad daaalleen

Dan adapun jika dia termasuk golongan orang yang mendustakan dan sesat,

93

فَنُزُلٌ مِّنْ حَمِيمٍ

Fanuzulum min hameem

maka dia disambut siraman air yang mendidih,

94

وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ

Wa tasliyatu jaheem

dan dibakar di dalam neraka.

95

إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِينِ

Inna haaza lahuwa haqqul yaqeen

Sungguh, inilah keyakinan yang benar.

96

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ

Fasabbih bismi rabbikal 'azeem

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.

1

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Sabbaha lillaahi maa fissamaawaati wal ardi wa Huwal 'Azeezul Hakeem

Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.

2

لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lahoo mulkus samaawaati wal ardi yuhyee wa yumeetu wa Huwa 'alaa kulli shai'in Qadeer

Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

3

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Huwal Awwalu wal'Aakhiru waz Zaahiru wal Baatinu wa huwa bikulli shai'in Aleem

Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

4

هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا ۖ وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Huwal lazee khalaqas samaawaati wal arda fee sittati ayyaamin summas tawaa 'alal 'Arsh; ya'lamu maa yaliju filardi wa maa yakhruju minhaa wa maa yanzilu minas samaaa'i wa maa ya'ruju feeha wa Huwa ma'akum ayna maa kuntum; wallaahu bimaa ta'maloona Baseer

Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar dari dalamnya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke sana. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

5

لَّهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ

Lahoo mulkus samaawaati wal ard; wa ilal laahi turja'ul umoor

Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.

6

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ ۚ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Yoolijul laila fin nahaari wa yoolijun nahaara fil lail; wa Huwa 'Aleemum bizaatis sudoor

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

7

آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُم مُّسْتَخْلَفِينَ فِيهِ ۖ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَأَنفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ

Aaaminoo billaahi wa Rasoolihee wa anfiqoo mimmaa ja'alakum mustakh lafeena feehi fallazeena aamanoo minkum wa anfaqoo lahum ajrun kabeer

Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari harta yang Dia telah menjadikan kamu sebagai penguasanya (amanah). Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang besar.

8

وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۙ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقَكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Wa maa lakum laa tu'minoona billaahi war Rasoolu yad'ookum lituu'minoo bi Rabbikum wa qad akhaza meesaaqakum in kuntum mu'mineen

Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah, padahal Rasul mengajak kamu beriman kepada Tuhanmu? Dan Dia telah mengambil janji (setia)mu, jika kamu orang-orang mukmin.

9

هُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ عَلَىٰ عَبْدِهِ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لِّيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَإِنَّ اللَّهَ بِكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Huwal lazee yunazzilu 'alaa 'abdiheee Aayaatim baiyinaatil liyukhrijakum minaz zulumaati ilan noor; wa innal laaha bikum la Ra'oofur Raheem

Dialah yang menurunkan ayat-ayat yang terang (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya (Muhammad) untuk mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sungguh, terhadap kamu Allah Maha Penyantun, Maha Penyayang.

10

وَمَا لَكُمْ أَلَّا تُنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ لَا يَسْتَوِي مِنكُم مَّنْ أَنفَقَ مِن قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَ ۚ أُولَٰئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةً مِّنَ الَّذِينَ أَنفَقُوا مِن بَعْدُ وَقَاتَلُوا ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Wa maa lakum allaa tunfiqoo fee sabeelil laahi wa lillaahi meeraasus samaawaati wal-ard; laa yastawee minkum man anfaqa min qablil fat-hi wa qaatal; ulaaaika a'zamu darajatam minal lazeena anfaqoo mim ba'du wa qaataloo; wa kullanw wa'adallaahul husnaa; wallaahu bimaa ta'maloona Khabeer

Dan mengapa kamu tidak menginfakkan hartamu di jalan Allah, padahal milik Allah semua pusaka langit dan bumi? Tidak sama orang yang menginfakkan (hartanya di jalan Allah) di antara kamu dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menginfakkan (hartanya) dan berperang setelah itu. Dan Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

11

مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ

man zal lazee yuqridul laaha qardan hasanan fa yudaa'ifahoo lahoo wa lahooo ajrun kareem

Barangsiapa meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan mengembalikannya berlipat ganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia,

12

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَىٰ نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِم بُشْرَاكُمُ الْيَوْمَ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Yawma taral mu'mineena walmu'minaati yas'aa nooruhum baina aydeehim wa biaymaanihim bushraakumul yawma jannaatun tajree min tahtihal anhaaru khaalideena feeha; zaalika huwal fawzul 'azeem

pada hari engkau akan melihat orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, betapa cahaya mereka bersinar di depan dan di samping kanan mereka, (dikatakan kepada mereka), “Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Demikian itulah kemenangan yang agung.”

13

يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِن نُّورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءَكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُم بِسُورٍ لَّهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِن قِبَلِهِ الْعَذَابُ

Yawma yaqoolul munaa fiqoona walmunaafiqaatu lillazeena aamanun zuroonaa naqtabis min noorikum qeelarji'oo waraaa'akum faltamisoo nooran faduriba bainahum bisooril lahoo baab, baatinuhoo feehir rahmatu wa zaahiruhoo min qibalihi-'azaab

Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu.” (Kepada mereka) dikatakan, ”Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu di antara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat dan di luarnya hanya ada azab.

14

يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ وَلَٰكِنَّكُمْ فَتَنتُمْ أَنفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْأَمَانِيُّ حَتَّىٰ جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ وَغَرَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ

Yunaadoonahum alam nakum ma'akum qaaloo balaa wa laakinnakum fatantum anfusakum wa tarabbastum wartabtum wa gharratkumul amaaniyyu hatta jaaa'a amrul laahi wa gharrakum billaahil gharoor

Orang-orang munafik memanggil orang-orang mukmin, “Bukankah kami dahulu bersama kamu?” Mereka menjawab, “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri, dan hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah.

15

فَالْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنكُمْ فِدْيَةٌ وَلَا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ مَأْوَاكُمُ النَّارُ ۖ هِيَ مَوْلَاكُمْ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

Fal Yawma laa yu'khazu minkum fidyatunw wa laa minal lazeena kafaroo; maawaakumun Naaru hiya maw laakum wa bi'sal maseer

Maka pada hari ini tidak akan diterima tebusan dari kamu maupun dari orang-orang kafir. Tempat kamu di neraka. Itulah tempat berlindungmu, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

16

۞ أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ

Alam yaani laillzeena aamanooo an takhsha'a quloo buhum lizikril laahi wa maa nazala minal haqqi wa laa yakoonoo kallazeena ootul Kitaaba min qablu fataala 'alaihimul amadu faqasat quloobuhum wa kaseerum minhum faasiqoon

Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka), dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik.

17

اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

I'lamooo annal laaha yuhyil arda ba'da mawtihaa; qad baiyannaa lakumul Aayaati la'allakum ta'qiloon

Ketahuilah bahwa Allah yang menghidupkan bumi setelah matinya (kering). Sungguh, telah Kami jelaskan kepadamu tanda-tanda (kebesaran Kami) agar kamu mengerti.

18

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Innal mussaddiqeena wal mussaddiqaati wa aqradul laaha qardan hassanany yudaa'afu lahum wa lahum ajrun kareem

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.

19

وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ أُولَٰئِكَ هُمُ الصِّدِّيقُونَ ۖ وَالشُّهَدَاءُ عِندَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ

Wallazeena aamanoo billaahi wa Rusuliheee ulaaa'ika humus siddeeqoona wash shuhadaaa'u 'inda Rabbihim lahum ajruhum wa nooruhum wallazeena kafaroo wa kazzaboo bi aayaatinaaa ulaaaika As haabul jaheem

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, mereka itu orang-orang yang tulus hati (pencinta kebenaran) dan saksi-saksi di sisi Tuhan mereka. Mereka berhak mendapat pahala dan cahaya. Tetapi orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni-penghuni neraka.

20

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ ۖ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ ۚ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

I'lamooo annamal hayaa tud dunyaa la'ibunw wa lahwunw wa zeenatunw wa takaasurun bainakum wa takaasurn fil amwaali wal awlaad, kamasali ghaisin a'jabal kuffaara nabaatuhoo summa yaheeju fataraahu musfaaran summa yakoonu hutaamaa; wa fil aakhirati 'azaabun shadeedunw wa magh firatum minal laahi wa ridwaan; wa mal haiyaa tuddun yaaa illaa mataa'ul ghuroor

Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sendagurauan, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.

21

سَابِقُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Saabiqooo ilaa maghfiratim mir Rabbikum wa jannatin 'arduhaa ka-'ardis samaaa'i wal ardi u'iddat lillazeena aamanoo billaahi wa Rusulih; zaalika fadlul laahi yu'teehi many yashaaa'; wal laahu zul fadlil 'azeem

Berlomba-lombalah kamu untuk mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

22

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

Maaa asaaba mim musee batin fil ardi wa laa feee anfusikum illaa fee kitaabim min qabli an nabra ahaa; innaa zaalika 'alal laahi yaseer

Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.

23

لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

Likailaa taasaw 'alaa maa faatakum wa laa tafrahoo bimaaa aataakum; wallaahu laa yuhibbu kulla mukhtaalin fakhoor

Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan jangan pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri,

24

الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ ۗ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

Allazeeena yabkhaloona wa yaamuroonan naasa bil bukhl; wa many yatawalla fa innal laaha Huwal Ghaniyyul Hameed

yaitu orang-orang yang kikir dan menyuruh orang lain berbuat kikir. Barangsiapa berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya Allah, Dia Mahakaya, Maha Terpuji.

25

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Laqad arsalnaa Rusulanaa bilbaiyinaati wa anzalnaa ma'ahumul Kitaaba wal Meezaana liyaqooman naasu bilqist, wa anzalnal hadeeda feehi baasun shadeedunw wa manaafi'u linnaasi wa liya'lamal laahu many yansuruhoo wa Rusulahoo bilghaib; innal laaha Qawiyyn 'Azeez

Sungguh, Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil. Dan Kami menciptakan besi yang mempunyai kekuatan, hebat dan banyak manfaat bagi manusia, dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya walaupun (Allah) tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat, Mahaperkasa.

26

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا وَإِبْرَاهِيمَ وَجَعَلْنَا فِي ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ ۖ فَمِنْهُم مُّهْتَدٍ ۖ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ

Wa laqad arsalnaa Noohanw wa Ibraaheema wa ja'alnaa fee zurriyyatihiman nubuwwata wal Kitaaba faminhum muhtad; wa kaseerum minhum faasiqoon

Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami berikan kenabian dan kitab (wahyu) kepada keturunan keduanya, di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka yang fasik.

27

ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِم بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ وَجَعَلْنَا فِي قُلُوبِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ رَأْفَةً وَرَحْمَةً وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلَّا ابْتِغَاءَ رِضْوَانِ اللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا ۖ فَآتَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ

Summa qaffainaa 'alaa aasaarihim bi Rusulinaa wa qaffainaa be 'Eesab ni Maryama wa aatainaahul Injeela wa ja'alnaa fee quloobil lazeenat taba' oohu raafatanw wa rahmatanw wa rahbaaniyyatanib tada' oohaa maa katanaahaa 'alaihim illab tighaaa'a ridwaanil laahi famaa ra'awhaa haqqa ri'aayatihaa fa aatainal lazeena aamanoo minhum ajrahum wa kaseerum minhum faasiqoon

Kemudian Kami susulkan rasul-rasul Kami mengikuti jejak mereka dan Kami susulkan (pula) Isa putra Maryam; Dan Kami berikan Injil kepadanya dan Kami jadikan rasa santun dan kasih sayang dalam hati orang-orang yang mengikutinya. Mereka mengada-adakan rahbaniyyah, padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka (yang Kami wajibkan hanyalah) mencari keridaan Allah, tetapi tidak mereka pelihara dengan semestinya. Maka kepada orang-orang yang beriman di antara mereka Kami berikan pahalanya, dan banyak di antara mereka yang fasik.

28

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِن رَّحْمَتِهِ وَيَجْعَل لَّكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Yaaa ayyuhal lazeena aamaanut taqullaaha wa aaminoo bi Rasoolihee yu'tikum kiflaini mir rahmatihee wa yaj'al lakum nooran tamshoona bihee wa yaghfir lakum; wallaahu Ghafoorur Raheem

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya (Muhammad), niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan cahaya untukmu yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan serta Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang,

29

لِّئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِّن فَضْلِ اللَّهِ ۙ وَأَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Li'alla ya'lama Ahlul kitaabi allaa yaqdiroona 'alaa shai'im min fadlil laahi wa annal fadla bi Yadil laahi u'teehi many yashaaa'; wallaahu Zul fadilil 'azeem

agar Ahli Kitab mengetahui bahwa sedikit pun mereka tidak akan mendapat karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwa karunia itu ada di tangan Allah, Dia memberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.